Selasa, 06 Desember 2022

H-15 P5

 Rabu 7 Desember 2022

Seni Memaafkan Diri Sendiri 

 Halaman 76-84 


Refleksi 

Pada hari ini saya membaca buku Seni Memaafkan Diri Sendiri dari halaman 76-84. Pada saat saya membaca, saya menemukan sebuah kalimat yang sangat memiliki makna sangat dalam, yaitu Kita hanya perlu lebih melapangkan dada untuk menjadi pemenang yang sesungguhnya. 

Dari kalimat tersebut saya mendapat pelajaran bahwa ketika kita bisa menerima semua permasalahan yang ada di hidup kita dan menyelesaikan masalah tersebut maka kita adalah pemenang yang sesungguhnya, karena kita akan bahagia dengan hasil yang kita peroleh dari perjuangan kita. 

Berbicara tentang bahagia, ternyata banyak orang di luar sana yang berpikir bahwa bahagia itu hanya datang dari pada orang lain. Hal tersebut memang benar, namun jangan di jadikan kebiasaan bahwa kebahagiaan kita berada di atas kendali orang lain. Hidup kita adalah tanggung jawab sendiri. 






H-14 P5

 Selasa 6 Desember 2022


Pada hari ini saya melanjutkan bacaan saya dari buku Seni Memaafkan Diri Sendiri. Di mulai dari halaman 69-76. 


Refleksi 


Setelah saya membaca, saya mendapatkan sebuah paragraf yang sangat menarik untuk kita refleksikan, yaitu Tak ada yang kebetulan di dunia ini. Semua telah di atur oleh Tuhan, dan semuanya itu menjadi rahasia-Nya. Tidak ada seorang pun yang di beritahu ke depan akan seperti apa, berjodoh dengan orang mana, rezeki berjumlah berapa. Semua di tutup rapat oleh Tuhan. Manusia selayaknya terus berusaha, berdoa, dan jangan patah semangat menggapai semuanya. Kesakitan dan kekecewaan adalah hal biasa. 

Dari kalimat tersebut kita dapat mempelajari bahwa di dunia ini tidak ada yang kebetulan karena semua peristiwa yang terjadi telah di atur oleh Tuhan dan tidak ada yang dapat mengetahui rahasia Tuhan itu. 

Yang bisa kita lakukan sekarang sebagai manusia adalah berusaha, berdoa, dan jangan patah semangat untuk menggapai semuanya. 

Selain itu pada bacaan kali ini juga kita mendapatkan sebuah pelajaran yaitu tidak mudah bukan berarti sulit. Saat diri kita mencoba untuk menerima kenyataan tentang luka, berarti ada dada yang begitu lapang untuk menampung segala duka dan lara. 



Senin, 05 Desember 2022

H-13 P5

 Senin 5 Desember 2022

Pada kegiatan rekoleksi hari ini saya mendapatkan banyak sekali pelajaran baru tentang mengenal diri kita sendiri. 

Pada awal kegiatan kami di berikan materi yang akan kita pelajari yaitu tentang identitas, pola pikir, dan kebiasaan kita sehari-hari. 

Selain materi tersebut, ada materi yang sangat menarik yaitu tentang cita-cita kita di masa yang akan datang. Karena cita-cita harus mulai kita pikirkan dari sekarang agar kita fokus untuk mengejar cita-cita tersebut.


Selain itu, pada rekoleksi hari ini juga membahas tentang bakat dan talenta yang harus kita kembangkan agar dapat menjadi lebih bermanfaat lagi di masa yang akan datang. 

Pada pertemuan rekoleksi hari ini saya dapat mempelajari tentang penting nya mengenal diri sendiri, cita-cita kita, dan mengembangkan bakat dan talenta yang kita miliki agar dapat berguna untuk masa yang akan datang. 


Jumat, 02 Desember 2022

H-12 P5

 Kamis 1 Desember 2022

Kegiatan P5 pada hari ini berkegiatan di ruang baca yang dibawakan oleh pak unggul, Pak unggul hari ini menjelaskan bahwa apa yang kita dapat selama melakukan kegiatan P5, tujuan hidup, cita-cita dan masih banyak lagi. Lalu pak unggul mengatakan bahwa "kita tidak bisa menentukan kita ingin lahir di keluarga seperti apa, karena Tuhan lah yang sudah menentukan segala yang kita peroleh sampai saat ini." Menurut saya kalimat tersebut memiliki makna yang sangat dalam, karena kita semua yang hidup di dunia ini di ciptakan oleh Tuhan. Kita hanya dapat menjalani dan bersyukur segala yang ada di hidup kita. 


Sekian Refleksi saya hari ini Terima kasih.